Hi Bloggers….postingan kali ini akan mengajak semua pembaca untuk jalan- jalan ke sebagian object wisata yang ada di Tana Toraja (ngak semua yach tetapi sebagian saja). Tana Toraja merupakan salah satu kabupaten yang ada di Sulawesi- Selatan dan saat ini akan mengalami pemekaran menjadi kabupaten Toraja Utara. Untuk pemekaran kabupaten ini bukan menjadi bahasan saya yach…
Mengunjungi wisata Tana Toraja tetu kurang menarik jia sendiri saja, so saya sarankan kalau ingin mengunjungi object wisata sebaiknya dalam bentuk rombongan alias lebih dar 3 or 4 orang. Kenapa demikian? ,selain akan terasa asik biaya untuk carter rent car akan murah karena bisa patungan (ya ngak????). Untuk biaya rent carnya kita bisa nego dengan driver. Untuk mengunjungi object wisata seperti (Ke’te Kesu, Londa, Lemo, Tilanggnga) kami nego dengan harga Rp.200.000 sayangnya driver ngak mau dan dealnya Rp. 350.000. Ok deal dan perjalanan dilanjutkan.
Perjalanan ke-1: Ke’te Kesu.
Bagi bloggers yang belum pernah ke Tana Toraja pasti nama ini sangat asing
bahkan cukup sulit untuk diucapkan. Berlokasi sekitar 5 KM dari kota Rantepao, dapat ditempuh dengan kendaraan umum, travel atau bahkan sitor (becak motor), tetapi disarankan untuk menggunakan jasa Travel or rent car. Apa saja yang bisa dinikmati di sana?. Selain kondisi cuacanya yang dingin dan sejuk anda juga akan menikmati rentetan rumah adat Tana Toraja (tongkonan)yang masih asli dan gua batu yang sangat unik dan tidak akan anda temui di daerah lain.
Khusus untuk gua batu ini bagi anda yang belum pernah ke sana sebaiknya
memilih pemandu untuk mengitari kawasan ini. Yach bukan karena apanya….soalnya cukup menyeramkan dan saya yakin anda tidak akan berani
sendirian. Anda akan menjumpai kuburan besar yang diletakkan di atas rumah adat Tana Toraja. Terdapat juga tulang dan kepala tengkorak yang sudah berusia ratusan tahun berserakan di sekitar jalan menuju objec wisata ini. Bukan hanya itu desain patung- patung yang mukanya cukup menyeramkan (tau-tau) terdapat dalam gua batu ini dan terdapat peti orang mati yang diletakkan menggantung pada bagian gua batu. Penasarankan seperti apa object wisatanya. Makanya luangkan waktu anda untuk mengunjungi Object wisata ini.
Perjalanan ke-2: LONDA.
Perjalanan kita lanjutkan ke LONDA. Dari kota Rantepao sekitar 8 KM. Wisata
yang ditawarkan tidak jauh berbeda dengan Ke’te Kesu. Yaitu peti yang dilekkan di dalam Gua Batu. Bedanya kalau di Ke’te kesu ke dalam guanya saya kurang berani tetapi di Londa saya berani.
Jangan khawatir di Londa anda akan disambut oleh pemandu yang siap mengantar anda lengkap dengan lampu penerangan dan akan menghantarkan anda memsuki gua. Untuk menggunakan jasa mereka hanya dengan mengluarkan uang Rp. 20.000.
Berada di dalam gua memiliki sensasi sendiri. Mulai berfoto di peti- peti orang mati dan berpose di
depan kepala tengkorak yang akan memacu adrenalin anda. Pengen tahu gimana rasanya berada di dalam gua di Londa. Gambar di samping merupakan isi dari Gua Londa. Cukup menyeramkan yach….Nah bagi anda yang ingin melihat object wisata ini maka anda harus ke Tana Toraja. Soalnya di daerah lain tidak akan anda dapatkan. Gimana berminat ???….
Selesai mengunjungi kawasan gua anda juga akan menikmati souvenir shop. Pakaian dan pernak pernik kerajinan khas Tana Toraja disediakan di souvenir shop ini. Harganya bervariatif mulai dari Rp. 5.000 s/d Rp. 200.000.000. Anda pasti penasaran Rp. 200.000.000,- itu apasich. Yang pasti bukan tanah ukuran 20×20 meter persegi. Kalo penasaran lihat gambar di samping. Yach gambar di samping hanyalah seekor kerbau tetapi bukan kerbau biasa. Kebetulan kerbau ini lagi dipromo untuk dijual. Kisaran harganya Rp. 200.000.000. Jenis kerbau SALEGO. Kerbau ini biasanya dibeli untuk dipersembahkan pada upacara pemakaman atau pernikahan atau pada ritual acara adat lainnya. Buset…….sudah bisa jadi modal usaha nih…
Perjalanan ke-3: LEMO.
Object wisata ke-3 yang kami kunjungi adalah LEMO. Lokasinya kalo ngak salah ditempuh selama 20 menit dari Londa. Di kawasan ini anda juga akan melihat patung-patung (istilah di Tana Toraja Tau-tau) yang diletakkan berjejer di sekitar batu besar. Udara sejuk akan menyambut anda ketika pertama kali memasuki kawasan ini. Tidak jauh berbeda dengan Londa di sini anda akan menjumpai souvenir shop.
Perjalanan ke-4: TILANGNGA’.
Kalau tadi sebagian besar objec wisata adalah yang berbau mistic cie….kali ini saya mengajak bloggers menuju daerah permandian air dingin…lah kalau permandian air dingin mah dah biasa. Yup…bedanya di Tilangnga’ permandian air dinginnya sangat segar dan masih alamiah. Dasar dari kolam ini masih natural (masih batu alam). Kemudian dikelolah oleh pemerintah, sehingga menjadi semacam kolam permandian bagi wisatawan local maupun luar. Selain airnya segar kolam permandian ini dikelilingi oleh pepohonan yang rindang. Nah jika ingin berendam air sejuk dan segar datanglah ke TILANGNGA’.
Ok that’s all about my travelling in tourism object places in Tana Toraja. I hope you can spare your time visit these places. You will see so many interesting view. You will get some memorise that never forget. Don’t waste your time.Come and visit.
I hope u interested read this posted.










January 14th, 2010 at 7:37 am
Bro, gw exited banget mengikuti perjalanan kamu ke Toraja kali ini, terutama karena deskripsi berkualitas jurnalistik..
Sudah banyak cerita soal objek2 wisata ini, tetapi tulisan yang menggerakkan ini terasa terus mengajak untuk ke Toraja..
Terima kasih…
sekiranya tidak keberatan, saya pengen share artikel2 ini di group torajacyber
salam blogger
January 21st, 2010 at 12:40 pm
Thanks commentnya jadi gede nih kepalaku. Biasa aja postingannya kak Stef soalnya masih tahap pembelajaran dalam menulis postingan. Masih banyak yang harus dipelajari…