Traveling to Monumen Kapal Selam AL di Surabaya

Uncategorized Add comments

Hi bloggers…hi….hi pa kabar nih. Pasti semuanya dalam keadaan sehat aja kan?. Pasti semua pada sibuk lagi mengupdate blognya masing- masing.

Oh ya lama tidak mengapdate blog saya. Postingan saya kali ini akan mengajak bloggers jalan- jalan di dalam kapal selam. Pernah ngak sih bloggers merasakan yang namanya berada di dalam sebuah kapal selam?. Seperti apa sich kapal selam itu dan bagaimana isi dari kapal selam itu sendiri. Saya yakin semuanya sudah tahulah kapal selam itu seperti apa cuman saya belum yakin semua bloggers sudah pernah merasakan berada di dalam sebuah kapal selam bahkan menyentuh ataupun meraba-raba perangkat dan isi dari kapal selam itu sendiri. Nah dari pada semakin penasaran simak perjalanan saya di bawah ini.

Namanya Monumen Kapal Selam (MONKASEL). Merupakan sebuah museum kapal selam yang terdapat di Kota Surabaya dan berada tepat di pusat kota persis di samping Plasa Surabaya. Wah asik yach habis dari monumen bisa langsung shopping di mall he…he…he. Sejarahnya kapal selam ini merupakan kapal selam KRI Pasopati 410 salah satu Armada Angkatan Laut RI. Kapal selam ini dibuat oleh Uni Soviet pada tahun 1952 (para bloggers ada yang sudah lahir belum yach) dan pernah dilibatkan dalam pertempuran Laut Aru demi membebaskan Irian Barat dari tangan Belanda.

Pertanyaannya pertempuran Laut Aru terjadi di mana? Dan kapan terjadi? Halo…..ada yang tahu ngak??–??. Pertempuran laut Aru terjadi di laut Aru, Maluku tepatnya 15 Januari 1962 di bawah pimpinan Yos Sudarso. Kalo ngak percaya buka buku Sejarah kelas 1 SMP halaman 115 (buset hapal banget…..coba aja cari) .

Demikian sejarah singkatnya. Kita kembali ke Monumen kapal selam. Selanjutnya Kapal Selam ini dibawa ke darat dan dijadikan monumen untuk memperingati keberanian pahlawan Indonesia.

Tampak depan kapal selam ini seperti gambar di atas. Sayanganya waktu saya berkunjung ke monumen ini adalah saat malam hari dan saya hanya bisa sharing isi dari kapal selam Pasopati saja. Perhatikan gambar saya di dalam kapal selam itu. Pertama kali saya menginjakkan kaki ke dalamnya ruang kapal selam itu, saya serasa kembali ke masa lalu. Saya merasakan berada di dalam tengah laut dan sedang terombang- ambing berjuang demi pembebasan Irian Barat. Saya merasakan ada aroma dan gerakan para tentara, pejuang yang sedang sibuk mondar mandir mengendalikan kapal selam itu. Semakin saya melangkahkan kaki berjalan di dalam kapal selam ini saya semakin merasa terharu buat para pejuang dan pahlawan bangsa yang mungkin tidak pernah terpikir oleh kita belakangan ini.

Semakin saya meraba, menyentuh perangkat dan benda- benda yang ada di dalamnya saya semakin merasakan bahwa usaha para TNI AL dan para pahlawan Indonesia masa itu pastilah sangat keras demi menjaga keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jika dibandingkan di masa sekarang di mana media lebih banyak menyorot ke persoalan hiburan, selebriti, kasus kekerasan dalam RT, film dan sinetron yang yang nota bene saya aja nonton ngak paham nilai positip yg terkandung didalamnya tentulah menjadi suatu dilema tersendiri bagi bangsa Indonesia. Kalau pendapat bloggers gimana.

Sudah saatnya kita kembali mengembalikan rasa nasionalisme dan kecintaan kita kepada keutuhan dan kedamaian bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Makanya itu salah satu wujud yang saya lakukan adalah mengunjungi monumen Kapal selam ini dan sharing kepada bloggers yang belum pernah menginjakkan kaki ke dalamnya, dengan harapan bloggers pun bisa ikut merasakan apa yang saya rasakan saat menulis postingan ini.

Di dalam kepal selam ini bloggers bisa menikmati peralatan yang memang masih original. Mesin diesel yang masih ada, ruang kemudi dan ruang telekomunikasi radio mmm nyambung banget nih dengan bidang kerjaanku he..he. Bahkan saking penasarannya saya kemudian mencoba teropong untuk melihat kondisi yang berada di atas kapal selam. Dan ketika mencobanya, saya bisa menikmati suasana malam di lokasi sekitar kapal selam. Kendaraan yang melintas sangat jelas terlihat, sayangnya no platnya ngak bisa terbaca (emmm…..bisa dijadikan monitoring juga).

Demikianlah postingan saya semoga para bloggers senang dengan postinganku ini. “Damai Negeriku Damai Bangsaku. Satu Negerik Satu Bangsaku “ Dialah INDONESIA…

One Response to “Traveling to Monumen Kapal Selam AL di Surabaya”

  1. tuteh Says:

    Tiap hari lewat situ :p sampingnya Delta, deket sama Gubeng ma Hanamasa… tapi nggak pernah masuk :D wkwkwkwwk… gara2 sepupu bilang, “kayak tamasya TK aja lu.” huh… padahal kan pengen. Next time kudu masuk sono :D

Leave a Reply

WP Theme & Icons by N.Design Studio
Entries RSS Comments RSS Log in